Sumber Gambar: hariansejarah.id Selain sifat dari tradisi Tuhan Semesta Alam pada peradaban kekuasaan bangsa-bangsa yang berupa pergantian dan pergiliran, hukum ajal adalah sesuatu yang tidak […]
Author: Teodisi
Hukum Pergiliran
Sumber Gambar: ngobas.com Sifat dari tradisi Tuhan Semesta Alam dalam Dia mengendalikan kehidupan umat manusia di muka bumi ini adalah tradisi pergantian dan pergiliran. Artinya, […]
Sejarah Kata Tuhan (Bagian 2)
Sumber Gambar: oneindia.com Sejarah Kata TUHAN (Bagian kedua) Apa yang disebut “bahasa” adalah suatu “perjanjian” antar manusia, artinya, kata “tuan” dapat diganti menjadi “tukan”, “tupan”, […]
Sejarah Kata Tuhan (Bagian 1)
Sumber Gambar: gbcdecatur.org Sejarah Kata TUHAN (Bagian pertama) Dalam rangka memahami kata Tuhan dan Tuan, maka diperlukan pendekatan dan analisis asal usul kata tersebut. Dalam […]
Makna Kata Rabb dan Ilah
Sumber Gambar : hipwallpaper.com Teodisi.com : Dalam Al-Quran terdapat terjemahan kata “Tuhan” yang berasal dari kata bahasa Arab yaitu “Rabb”. Secara bahasa, kata “Rabb” adalah […]
Ujian Itu Sahabat Orang Beriman
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan: ‘’Kami telah beriman’’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang benar dan […]
Islam Bukan Agama?
Sumber Gambar: https://asset.winnetnews.com Teodisi.com : Ketika seseorang melihat Din al-Islam sebagai agama, maka dia akan melihat Ke-islam-an seseorang dari tata ritual yang dilakukannya. Islam hanya […]
Interpretasi Eskatologi: Pandangan Agama-Agama Ibrahimi
credit foto: qureta.com Salah satu perdebatan penting dalam agama Ibrahimi adalah soal Eskatologi (akhir zaman). Faktor penyebabnya karena kitab suci tidak berbicara masalah waktu dalam […]
Kabar Gembira Isa Ibn Maryam: Aksentuasi Sang Pembebas
credit foto: titikdua.net Isa putera Maryam berdoa: “Ya Tuhan Kami turunkanlah kiranya kepada Kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi ‘’Hari Raya’’ […]
Apakah “Shirathal Mustaqim” Itu?
Tunjukilah kami jalan yang lurus (benar), (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan ni’mat kepada mereka; bukan (jalan) meraka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) […]
