{"id":1508,"date":"2025-01-18T17:45:05","date_gmt":"2025-01-18T17:45:05","guid":{"rendered":"https:\/\/teodisi.space\/?p=1508"},"modified":"2025-02-05T01:57:41","modified_gmt":"2025-02-05T01:57:41","slug":"perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/","title":{"rendered":"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1508\" class=\"elementor elementor-1508\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-d2b7c36 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"d2b7c36\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7627d71 e-con-full e-flex e-con e-parent\" data-id=\"7627d71\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-5a3c300 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"5a3c300\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t<style>\/*! elementor - v3.23.0 - 05-08-2024 *\/\n.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-stacked .elementor-drop-cap{background-color:#69727d;color:#fff}.elementor-widget-text-editor.elementor-drop-cap-view-framed .elementor-drop-cap{color:#69727d;border:3px solid;background-color:transparent}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap{margin-top:8px}.elementor-widget-text-editor:not(.elementor-drop-cap-view-default) .elementor-drop-cap-letter{width:1em;height:1em}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap{float:left;text-align:center;line-height:1;font-size:50px}.elementor-widget-text-editor .elementor-drop-cap-letter{display:inline-block}<\/style>\t\t\t\t<p>Nabi Musa berasal dari keturunan Bani Israel melalui jalur Lewi, salah satu anak Nabi Yakub (Israel). Nama Musa bermakna \u201cdiambil dari air,\u201d yang merujuk pada kisah saat beliau ditemukan oleh Istri Fir\u2019aun. Ketika masih bayi, Musa dihanyutkan oleh orang tuanya di Sungai Nil dalam sebuah keranjang untuk menyelamatkannya dari tentara Fir\u2019aun. Hal ini dilakukan karena Fir\u2019aun, yang diperkirakan adalah Ramses II, memerintahkan pembunuhan terhadap semua bayi laki-laki dari Bani Israel. Perintah ini dilatarbelakangi ketakutannya akan nubuah bahwa seorang anak laki-laki dari Bani Israel kelak akan menghancurkan kekuasaannya.<\/p><p>Musa kemudian ditemukan oleh Istri Fir\u2019aun dan dibawa ke istana untuk dibesarkan. Musa tumbuh dalam lingkungan kerajaan Mesir dan dididik seperti seorang pangeran. Beliau menjadi ahli strategi perang demi mendukung kebesaran kerajaan Mesir.<\/p><p>Namun, perjalanan hidup Musa berubah ketika beliau melihat seorang tentara Mesir menganiaya seorang Bani Israel. Dalam upayanya melerai, Musa memukul tentara tersebut hingga tewas. Peristiwa ini membuat Musa menjadi buronan dan melarikan diri dari Mesir. Musa kemudian pergi ke Madyan (Midian) dan bertemu dengan Nabi Syu\u2019aib. Di sana, Musa menikahi putri Nabi Syu\u2019aib, Zipora (Rehuellah). Setelah 10 tahun tinggal di Madyan, Musadipilih oleh Allah sebagai seorang nabi dan diperintahkan untuk kembali ke Mesir guna<br \/>membebaskan Bani Israel dari perbudakan Fir\u2019aun<\/p><p>Ketika Musa kembali ke Mesir, penguasa yang dahulu ingin menangkapnya telah meninggal, sehingga beliau dapat kembali dengan aman. Sebagai seorang nabi, misi utama Musa adalah membebaskan Bani Israel dari perbudakan Fir\u2019aun dan memenuhi janji Allah kepada Nabi Ibrahim mengenai tanah perjanjian. Pada tahap awal, Musa memulai dakwahnya secara selektif kepada Bani Israel. Selanjutnya, bersama saudaranya Nabi Harun, Musa diperintahkan oleh Allah untuk berdakwah secara terang-terangan kepada Fir\u2019aun. Perdebatan antara Musa danFir\u2019aun sering dilambangkan dengan \u201cadu tongkat\u201d atau \u201cadu ular,\u201d yang menunjukkan benturan antara kebenaran dan kebatilan<\/p><p>Fir\u2019aun merasa terancam dengan dakwah Musa, karena jika Bani Israel dibebaskan, hal tersebut berarti menggugat kekuasaannya. Fir\u2019aun kemudian menantang Musa dan Harun untuk membuktikan kerasulannya, yang dikenal sebagai \u201cadu tongkat.\u201d Dalam Al-Qur\u2019an, dikisahkan bahwa tongkat Musa dapat berubah menjadi ular besar, sebuah mukjizat yang menunjukkan kebenaran yang dibawanya:<\/p><p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u0641\u064e\u0627\u064e\u0644\u06e1\u0642\u0670\u0649 \u0639\u064e\u0635\u064e\u0627\u0647\u064f \u0641\u064e\u0627\u0650\u0630\u064e\u0627 \u0647\u0650\u0649\u064e \u062b\u064f\u0639\u06e1\u0628\u064e\u0627\u0646\u064c \u0645\u0651\u064f\u0628\u0650\u064a\u06e1\u0646\u064c \u06d6<\/p><p>\u00a0\u201cMaka Musa melemparkan tongkatnya, tiba-tiba tongkat itu menjadi ular besar yang nyata.\u201d<span style=\"color: var(--font-color);\">(QS. Al-A\u2019raf: 107)<\/span><\/p><p>Namun, pandangan bahwa tongkat Nabi Musa adalah benda fisik yang memiliki kekuatan magis memerlukan penafsiran lebih mendalam,<span style=\"color: var(--font-color);\">Sebagian besar umat memahami bahwa Nabi Musa memiliki mukjizat berupa tongkat yangdapat berubah menjadi ular dan membelah lautan. Hal ini diceritakan dalam Alkitab<br \/>(Keluaran 14:21-22) dan QS. Asy-Syura: 63)\u00a0<\/span><\/p><p><span style=\"color: var(--font-color);\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0<\/span>\u0641\u064e\u0627\u064e\u0648\u06e1\u062d\u064e\u064a\u06e1\u0646\u064e\u0627\u06e4 \u0627\u0650\u0644\u0670\u0649 \u0645\u064f\u0648\u06e1\u0633\u0670\u0653\u0649 \u0627\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0636\u06e1\u0631\u0650\u0628\u0652 \u0628\u0651\u0650\u0639\u064e\u0635\u064e\u0627\u0643\u064e \u0627\u0644\u06e1\u0628\u064e\u062d\u06e1\u0631\u064e\u0615 \u0641\u064e\u0627\u0646\u0652\u0641\u064e\u0644\u064e\u0642\u064e \u0641\u064e\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0643\u064f\u0644\u0651\u064f \u0641\u0650\u0631\u06e1\u0642\u064d \u0643\u064e\u0627\u0644\u0637\u0651\u064e\u0648\u06e1\u062f\u0650 \u0627\u0644\u06e1\u0639\u064e\u0638\u0650\u064a\u06e1\u0645\u0650\u06da\u200f<\/p><p>\u201cLalu Kami wahyukan kepada Musa, \u2018Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.\u2019 Maka terbelahlah lautan itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.\u201d (QS. Asy-Syu\u2019ara: 63)<\/p><p>Namun, jika ditinjau secara mendalam, mukjizat Nabi Musa bukan sekadar kekuatan fisik tongkatnya, melainkan perumpamaan (amtsal) yang melambangkan strategi dan konsep perjuangan Musa dalam menyampaikan ajaran Allah. Dalam Al-Qur\u2019an dan kitab suci lainnya, sering kali bahasa simbolik digunakan untuk menyampaikan makna yang lebih dalam<\/p><p>\u00a0<\/p><p>\u201cKepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tetapi kepada mereka<br \/>tidak.\u201d (Matius 13:11)<\/p><p>Begitu pula, peristiwa Musa \u201cmembelah laut\u201d dapat dipahami secara simbolik. Membelah laut bukan berarti membelah air secara fisik, melainkan menggambarkan perjuangan Musa dalam memisahkan dua kelompok manusia: kelompok kebenaran (haq) dan kelompok kebatilan (batil). \u201cTongkat\u201d yang digunakan Musa melambangkan konsep perjuangan, strategi, dan misi yang diembannya. Jika tongkat Musa dianggap sakti dan mampu menyelesaikan segala hal, mengapa Musa masih harus berjuang dan memimpin peperangan? Hal tersebut menunjukkan bahwa mukjizat Nabi Musa tidak bersifat magis, tetapi merupakan simbol kekuatan iman, strategi, dan kerja keras.<\/p><p>Untuk mewujudkan perintah Allah dan mendapatkan tanah yang dijanjikan, Musa mempersiapkan Bani Israel sebagai pasukan. Beliau melatih mereka dalam strategi perang, bahkan menetapkan wajib militer untuk laki-laki usia 20-40 tahun. Sebanyak 603.550 orang berhasil dikumpulkan sebagai angkatan perang. Proses tersebut menunjukkan bahwa perjuangan Musa membutuhkan usaha manusiawi yang nyata, bukan sekadar mengandalkan \u201ctongkat sakti\u201d. Tongkat Nabi Musa tidak sekadar alat fisik, melainkan lambang misi dakwah\u00a0<span style=\"color: var(--font-color);\">dan perjuangannya dalam membebaskan Bani Israel dari perbudakan Fir\u2019aun. Kisah tersebut<\/span><span style=\"color: var(--font-color);\">memberikan pelajaran mendalam tentang pentingnya iman, kerja keras, dan strategi dalam <\/span><span style=\"color: var(--font-color);\">menghadapi tantangan hidup<\/span><\/p>\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-f2b4594 elementor-button-info elementor-widget elementor-widget-button\" data-id=\"f2b4594\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"button.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-button-wrapper\">\n\t\t\t<a class=\"elementor-button elementor-button-link elementor-size-sm\" href=\"\">\n\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-button-content-wrapper\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<span class=\"elementor-button-text\">klik untuk diskusi lebih lanjut<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nabi Musa berasal dari keturunan Bani Israel melalui jalur Lewi, salah satu anak Nabi Yakub (Israel). Nama Musa bermakna \u201cdiambil dari air,\u201d yang merujuk pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1515,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3,1],"tags":[],"class_list":["post-1508","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-sejarah","category-terkini-2"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Nabi Musa berasal dari keturunan Bani Israel melalui jalur Lewi, salah satu anak Nabi Yakub (Israel). Nama Musa bermakna \u201cdiambil dari air,\u201d yang merujuk pada [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-18T17:45:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-02-05T01:57:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Teodisi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Teodisi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/\"},\"author\":{\"name\":\"Teodisi\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\"},\"headline\":\"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat\",\"datePublished\":\"2025-01-18T17:45:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-05T01:57:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/\"},\"wordCount\":669,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png\",\"articleSection\":[\"Sejarah\",\"Terkini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/\",\"name\":\"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png\",\"datePublished\":\"2025-01-18T17:45:05+00:00\",\"dateModified\":\"2025-02-05T01:57:41+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png\",\"width\":1200,\"height\":628},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/teodisi.space\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"name\":\"Teodisi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\",\"name\":\"Teodisi.space\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Teodisi.space\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\",\"name\":\"Teodisi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Teodisi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/teodisi.space\"],\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat -","og_description":"Nabi Musa berasal dari keturunan Bani Israel melalui jalur Lewi, salah satu anak Nabi Yakub (Israel). Nama Musa bermakna \u201cdiambil dari air,\u201d yang merujuk pada [&hellip;]","og_url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/","article_published_time":"2025-01-18T17:45:05+00:00","article_modified_time":"2025-02-05T01:57:41+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png","type":"image\/png"}],"author":"Teodisi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Teodisi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/"},"author":{"name":"Teodisi","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f"},"headline":"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat","datePublished":"2025-01-18T17:45:05+00:00","dateModified":"2025-02-05T01:57:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/"},"wordCount":669,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png","articleSection":["Sejarah","Terkini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/","name":"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png","datePublished":"2025-01-18T17:45:05+00:00","dateModified":"2025-02-05T01:57:41+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#primaryimage","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/IMG_20250120_101736_975.png","width":1200,"height":628},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2025\/01\/18\/perjalanan-dan-tongkat-nabi-musa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/teodisi.space\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nabi Musa: Perjuangan, Tongkat,dan Mukjizat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website","url":"https:\/\/teodisi.space\/","name":"Teodisi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization","name":"Teodisi.space","url":"https:\/\/teodisi.space\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Teodisi.space"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f","name":"Teodisi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Teodisi"},"sameAs":["https:\/\/teodisi.space"],"url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1508"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1508\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1561,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1508\/revisions\/1561"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}