{"id":507,"date":"2023-03-30T14:38:00","date_gmt":"2023-03-30T14:38:00","guid":{"rendered":""},"modified":"2024-03-29T20:26:11","modified_gmt":"2024-03-29T20:26:11","slug":"mengenal-dan-memahami-kebenaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/","title":{"rendered":"Mengenal dan Memahami Kebenaran"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: center;\"><b>Mengenal dan Memahami Kebenaran<\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/teodisi.com\/\">Teodisi.com<\/a> : Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Semesta Alam yang terbaik dan tercanggih di alam semesta ini. Dengan institusi akal  yang dimilikinya dan yang menjadi pembeda dari makhluk-makhluk lainnya di muka bumi ini.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Institusi akal manusia dapat berfungsi dengan maksimal apabila mendapat bantuan dari indera pendengaran dan penglihatan. Tiga institusi tersebut harus difungsikan agar dapat mencari kebenaran sejati dan meningkatkan derajatnya di hadapan Sang Pencipta. Jika tidak, maka derajat manusia akan setara bahkan lebih hina dari binatang.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" alt=\"Mengenal dan Memahami Kebenaran\" border=\"0\" data-original-height=\"1080\" data-original-width=\"1080\" height=\"640\" src=\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26-300x300.jpg\" title=\"Mengenal dan Memahami Kebenaran\" width=\"640\" \/><\/a><\/div>\n<p><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Zaman sekarang ini tidak sedikit orang saling menyalahkan, mengaku dirinya paling benar dan orang lain salah. Banyak pula kelompok yang mengaku kelompoknyalah paling benar, sementara kelompok lain keliru.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Bahkan yang sudah jelas-jelas salah pun ikut mengaku bahwa dialah yang paling benar. Akibatnya kita menjadi kesulitan untuk menentukan mana sesungguhnya yang benar (haq) dan yang salah (batil).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/apakah-musyrik-itu.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah Musyrik itu ?<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Untuk menentukan benar dan salah, maka tentu kita harus memahami apa itu Kebenaran. Benar dan salahnya sesuatu harus diukur menggunakan metode ilmiah. Kebenaran harus diuji, divalidasi, dan diverifikasi menurut kaidah ilmiah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kebenaran menurut kamus bahasa Indonesia adalah keadaan yang cocok dengan keadaan sesungguhnya, sesuatu yang sungguh-sungguh ada, kelurusan hati, kejujuran dan tidak seorang pun menyangsikan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Secara umum, ada tiga jenis kebenaran yaitu; Pertama, Kebenaran Individual (Subjektif) merupakan kebenaran berdasarkan pendapat sendiri (persangkaan) berdasarkan ego. Cirinya, merasa benar sendiri sedangkan orang lain salah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Jika ada 6 orang maka akan ada 6 pandangan tentang kebenaran. <i>&#8220;Dan mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan dan sesungguhnya persangkaan itu tidak berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran&#8221; (An-najm [53] ayat 28).<\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kedua, Kebenaran Kolektif (Objektif) merupakan kebenaran yang berdasarkan kebanyakan orang. Kebenaran menurut kelompok. <i>&#8220;Dan jika kamu mengikuti kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanya persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan.&#8221; (Al-An&#8217;am [6] ayat 116).<\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kebenaran ini tidaklah berlaku secara universal, karena hanya milik kelompok, lembaga, dan bangsa tertentu. Di luar mereka bisa saja dianggap salah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/sejak-kapan-anda-beriman.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejak Kapan Anda Beriman ?<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ketiga, Kebenaran Sejati (Hakiki) merupakan kebenaran mutlak, pasti dan tidak pernah mengalami perubahan. Kebenaran ini datangnya dari Sang Pencipta. <i>\u201cKebenaran itu dari Tuhanmu. Maka, janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu.\u201d (Al-Baqarah [2] ayat 147).<\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dari Dialah asal muasal kebenaran. Tiada yang dapat membantah kebenaran dari-Nya. Kebenaran sejati berlaku bagi semua orang, di mana pun dan kapan pun, dalam kondisi dan situasi apapun. Kecuali bagi orang yang tidak mengimaniNya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Untuk menentukan sesuatu \u2018\u2019benar atau salah\u201d dapat ditinjau dari 3 teori; <i>korespondensi, koherensi<\/i> dan <i>pragmatis.<\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Teori korespondensi<i> (Correspondence Theory of Truth)<\/i> adalah suatu teori yang menyimpulkan bahwa sesuatu pernyataan dianggap benar apabila berkorespondensi (berhubungan) dengan kenyataan atau fakta.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/06\/islam-bukan-agama.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Islam Bukan Agama ?<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i>Coherence Theory of Truth<\/i> atau teori koherensi adalah suatu teori yang menyimpulkan suatu pernyataan dianggap benar apabila pernyataan tersebut bersifat koheren atau konsisten dengan pernyataan sebelumnya yang dianggap benar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sementara teori pragmatis<b style=\"font-style: italic;\"> <\/b><i>(Pragmatic Theory of Truth)<\/i> menyatakan bahwa sesuatu itu benar manakala mempunyai fungsional dan kebermanfaatan maupun nilai kegunaan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dari ketiga penjelasan teori dan jenis kebenaran di atas, maka yang harus diikuti adalah Kebenaran Sejati (hakiki). Kebenaran sejati dapat diuji dan diverifikasi melalui ketiga teori kebenaran tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Apakah wujud kebenaran sejati berkorespondensi dengan kenyataan? Apakah kebenaran sejati berkoherensi dengan teori sebelumnya? Apakah kebenaran sejati mempunyai nilai pragmatis atau kegunaan manfaat universal bagi kehidupan? Ukuran-ukuran ilmiah inilah yang harus dibuktikan sehingga bisa dikatakan sebagai sesuatu yang benar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dalam kehidupan sosial manusia,  kebenaran dimata Sang Pencipta tidak ditentukan oleh sedikit banyaknya orang yang mengikutinya, tetapi didasari oleh sesuai atau tidak dengan firman (wahyu) dari Sang Maha Benar.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Benar kata kebanyakan manusia, tetapi salah kata Sang Pencipta, maka nilainya tetaplah salah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Jika Anda adalah pencari Kebenaran Sejati, maka harus kembali kepada sumber dari segala sumber kebenaran, yakni Tuhan Yang Maha Benar. Wujud dari Kebenaran Tuhan Semesta Alam ada pada alam dan firman-firmanNya yang tertulis dalam <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Indonesia\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kitab Suci<\/a>.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kebenaran Sejati itu berasal dari Dia Yang Maha Benar, dan ciri dari kebenaran sejati manakala dia tidak pernah berubah dan berganti hanya karena perubahan waktu dan tempat.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote><p>\u201cIkutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu ikuti selain Dia sebagai pemimpin. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran.\u201d (Al-A\u2019raf [7] ayat 3)<\/p><\/blockquote>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Penulis: Irman<\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 700;\"><br \/><\/span><\/div>\n<p><span style=\"font-weight: bold;\"><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Editor:   Bayu<\/div>\n<p><\/span><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal dan Memahami Kebenaran Teodisi.com : Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Semesta Alam yang terbaik dan tercanggih di alam semesta ini. Dengan institusi akal yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":154,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-iman"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal dan Memahami Kebenaran -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal dan Memahami Kebenaran -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal dan Memahami Kebenaran Teodisi.com : Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Semesta Alam yang terbaik dan tercanggih di alam semesta ini. Dengan institusi akal yang [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-30T14:38:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-29T20:26:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Teodisi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Teodisi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/\"},\"author\":{\"name\":\"Teodisi\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\"},\"headline\":\"Mengenal dan Memahami Kebenaran\",\"datePublished\":\"2023-03-30T14:38:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-29T20:26:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/\"},\"wordCount\":688,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg\",\"articleSection\":[\"iman\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/\",\"name\":\"Mengenal dan Memahami Kebenaran -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-30T14:38:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-29T20:26:11+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg\",\"width\":1024,\"height\":1024},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/teodisi.space\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal dan Memahami Kebenaran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"name\":\"Teodisi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\",\"name\":\"Teodisi.space\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Teodisi.space\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\",\"name\":\"Teodisi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Teodisi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/teodisi.space\"],\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal dan Memahami Kebenaran -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal dan Memahami Kebenaran -","og_description":"Mengenal dan Memahami Kebenaran Teodisi.com : Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Semesta Alam yang terbaik dan tercanggih di alam semesta ini. Dengan institusi akal yang [&hellip;]","og_url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/","article_published_time":"2023-03-30T14:38:00+00:00","article_modified_time":"2024-03-29T20:26:11+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1024,"url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Teodisi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Teodisi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/"},"author":{"name":"Teodisi","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f"},"headline":"Mengenal dan Memahami Kebenaran","datePublished":"2023-03-30T14:38:00+00:00","dateModified":"2024-03-29T20:26:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/"},"wordCount":688,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg","articleSection":["iman"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/","name":"Mengenal dan Memahami Kebenaran -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg","datePublished":"2023-03-30T14:38:00+00:00","dateModified":"2024-03-29T20:26:11+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#primaryimage","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/photo_2023-03-30_22-33-26.jpg","width":1024,"height":1024},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/30\/mengenal-dan-memahami-kebenaran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/teodisi.space\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal dan Memahami Kebenaran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website","url":"https:\/\/teodisi.space\/","name":"Teodisi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization","name":"Teodisi.space","url":"https:\/\/teodisi.space\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Teodisi.space"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f","name":"Teodisi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Teodisi"},"sameAs":["https:\/\/teodisi.space"],"url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=507"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":616,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/507\/revisions\/616"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}