{"id":508,"date":"2023-03-29T07:43:00","date_gmt":"2023-03-29T07:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/"},"modified":"2023-03-29T07:43:00","modified_gmt":"2023-03-29T07:43:00","slug":"puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/","title":{"rendered":"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: center;\"><b><span style=\"font-size: large;\">Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani<\/span><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<blockquote>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Al-Baqarah 183)<\/div>\n<\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/teodisi.com\/\">Teodisi.com<\/a> : Perjalanan hidup manusia merupakan pertarungan antara akal dan nafsu tentang siapa yang akan menjadi penunggang dan yang ditunggangi di antara keduanya.<\/span><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hakekat menahan adalah menjadikan akal sebagai penunggang untuk mengendalikan hawa nafsu yang liar. Karena puasa berarti menahan pikiran, menahan tutur kata, menahan prilaku, menahan diri dari kebiasaan buruk dan membiasakan diri dengan kebiasaan baik.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sehingga ultimate goal atau tujuan utama dari perintah menahan dapat tercapai yaitu mengubah karakter yang nantinya akan mengubah nasib kita.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/s1080\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" alt=\"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani\" border=\"0\" data-original-height=\"1080\" data-original-width=\"1080\" height=\"400\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg\" title=\"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani\" width=\"638\" \/><\/a><\/div>\n<p><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\">Menjadi orang yang selamat atau celaka, menjadi orang yang beruntung atau merugi, mejadi orang takwa ataukah fujur, menjadi manusia yang \u201dmenuhan\u201d ataukah \u201cmembinatang\u201d. Tidak akan berubah nasib kita, kecuali kita sendiri yang merubahnya <i>(Ar-Ra\u2019d ayat 11)<\/i>. Kata Dr. Sabara Nuruddin (Peneliti Balitbang Agama Makassar).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Salah satu perintah wajib khususnya yang tertera pada rukun Islam adalah puasa, yang diyakini oleh mayoritas ummat islam di dunia. Jika mencermati surah (Al-Baqarah 183) bahwa yang diwajibkan untuk berpuasa adalah orang yang beriman.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/apakah-musyrik-itu.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah musyrik itu ?<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pertanyaannya, orang-orang beriman yang dimaksud pada ayat tersebut apakah otomatis orang Islam itu sendiri, ataukah terbuka kemungkinan lain di luar umat Islam?.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain pada surah (Yunus ayat 100), dikatakan bahwa \u2018\u2019<i>tidak beriman seseorang kecuali dengan izin Allah\u2019\u2019.<\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dari perspektif Yunus ayat 100, dapat disimpulkan bahwa ada syarat dan prasyarat yang harus dipenuhi sebelum kita melaksanakan kewajiban puasa, sebagaimana yang diperintahkan bagi orang beriman tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Penting untuk dicermati dalam hal kita menjalankan perintah Allah dan Rasulnya. Meskipun itu wajib terlebih dahulu kita harus memposisikan diri, apakah kita menjadi objek perintah tersebut ataukah kita hanya &#8220;merasa&#8220; diperintahkan. Sehingga mengabaikan ketentuan yang harus dipenuhi.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dalam ayat lain dikatakan \u201c<i>Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan qalbu (bolak-balik), semuanya itu akan diminta pertanggun jawabannya\u201d (Al-Isra 36)<\/i>. Ayat ini berusaha mengaktifkan nalar kritis kita agar dalam melaksanakan sesuatu (termasuk puasa) harus didasari ilmu ataupun pengetahuan yang memadai.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Mengabdi kepada Allah jangan hanya disandarkan pada persangkaan dan sekedar ikut-ikutan belaka, seperti yang digambarkan (surah Al-Isra diatas) tanpa kejelasan yang pasti.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Apatah lagi hanya mengikuti kebanyakan orang (termasuk ikut-ikutan berpuasa) hanya karena jumlah mereka lebih besar. \u2019\u2019Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta\u2019\u2019. (Al-An\u2019am 116). Untuk itu berpuasalah dengan pengetahuan dan kesadaran tidak sekedar ikut-ikutan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Puasa (shaum) berarti menahan diri (abstaining). Dimaksudkan agar kita melatih diri untuk melawan hawa nafsu (seks birahi) lapar dan dahaga, maupun menahan diri dari sesuatu yang tidak diperintahkan oleh Allah dan Rasulnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kita tidak dapat mengendalikan berbagai kondisi emosional yang timbul akibat hormon dari dalam tubuh kita. Kita hanya bisa mengendalikan perilaku kita dan cara mengendalikannya, salah satunya dengan ritual puasa. (Wade &amp; Tavis, 2007).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Puasa Berbagai Tafsir :<\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada permulaan Islam, puasa dilakukan tiga hari pada setiap bulan. Kemudian pelaksanaan itu dinasakh oleh puasa pada bulan Ramadhan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dari muadz, Ibnu Mas`ud, mengatakan bahwa puasa ini senantiasa disyariatkan sejak zaman Nuh (bahkan hemat penulis, sejak dari Adam) hingga Allah menasakh ketentuan itu dengan puasa Ramadhan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Buya Hamka menjelaskan puasa adalah upaya pengendalian diri seorang hamba terhadap dua syahwat dirinya. Syahwat seks dan syahwat perut yang bertujuan untuk mendidik kemauan dan dapat mengekang nafsu. Keberhasilan pengendalian diri tersebut akan mengangkat derajat manusia di mata Allah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/sejak-kapan-anda-beriman.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejak Kapan Anda Beriman ?<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Meskipun tidak ada ketentuan dalam Taurat, Zabur dan Injil tentang peraturan waktu dan bilangan dalam berpuasa, Nabi Musa pernah berpuasa selama 40 hari.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya diikuti oleh kaum yahudi dengan tetap mengerjakan puasa. Seperti puasa selama seminggu untuk mengenang kehancuran Jerusalem dan mengambilnya kembali. Puasa hari kesepuluh pada bulan tujuh menurut perhitungan mereka dan berpuasa sampai malam. (Prof. Dr. Hamka, Tafsir Al-Azhar 2015).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Akrab di telinga kita bahwa puasa adalah bulan penuh berkah, bulan (Ramadhan) dimana diturunkannya Al-Quran, sebagaimana yang tertera pada surah (Al-Baqarah 185).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Istilah bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Apakah keberkahan yang dimaksud berlaku sepanjang zaman? Ataukah hanya pada periode tertentu? Wallahu a\u2019lam bish-shawab<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Perangkat Perbaikan Ruhani<\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Puasa kita jadikan sebagai alat, infrastuktur perjuangan dalam mengarungi lautan kehidupan yang syarat akan hal materi yang membutakan. Sebagaimana Allah akan menguji kita dengan hal yang bersifat materi.\u2019\u2019Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar\u2019\u2019.(Al-Baqarah 155)<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Allah kembali menegaskan ujiannya kepada manusia dalam surah (Ali-Imran 14).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote><p>\u2019\u2019Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik\u2019\u2019.<\/p><\/blockquote>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Menyadari posisi kita selaku seorang hamba, sehingga puasa dimungkinkan untuk merenungi makna kita selaku makhluk terbatas. Terbatas dalam menakar Dia yang maha tak terbatas.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Untuk itu berpuasalah dengan tak sekedar menahan, tapi berpuasalah dengan \u201cmenuhan\u201d, agar kita menahun \u201cdalam\u201d Tuhan. Kata Dr. Sabara Nuruddin .<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut Dr. Sabara mengatakan, Ramadhan mentraining dan menggembleng jiwa ruhaniyah kita untuk lebih mudah dan terbiasa dalam melakukan aktivitas pengabdian kepada-Nya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ramadhan menyadarkan kita bahwa semua aktivitas yang berorientsi positif adalah ibadah. Sehingga hari-hari yang kita lalui di 11 bulan berikutnya tak lepas dari visi dan orientasi pengabdian kepada Sang Pencipta.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/06\/islam-bukan-agama.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Islam Bukan Agama<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Mengutip Sayyidina Ali, Perhatikan pikiranmu karena akan menjadi kata-katamu. Perhatikan kata-katamu karena akan menjadi tindakanmu. Perhatikan tindakanmu karena akan menjadi kebiasaanmu. Perhatikan kebiasaanmu karena akan menjadi karaktermu dan perhatikan karaktermu karena akan menjadi nasibmu. Untuk itu biasakanlah puasa di dalam dirimu agar menjadi karakter yang akan menentukan nasibmu di hadapan Sang Khalik.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Orang yang beriman akan terlihat manakala dia siap menerima perintah dari Tuhannya (termasuk puasa) tanpa memandang berat atau ringannya perintah tersebut. Dan hal itu dinyatakan sebagai wujud kepatuhan, kecintaan dan bukti keimanan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Puasa dimungkinkan memberikan jalan bagi yang melaksanakan agar selamat dari kehancuran dari masa kering dan panas (Ramadhan; ramida). Kering dan panas dalam menghadapi berbagai permasalahan dunia yang menggoda dan menahannya hanya karena Allah. Sehingga semua permasalahan kehidupan terselesaikan dan segala persoalan terjawabkan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Andi Zulfitriadi (Founder Teodisi)<\/b><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Al-Baqarah 183) &nbsp; Teodisi.com [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-508","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-esai"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Al-Baqarah 183) &nbsp; Teodisi.com [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-29T07:43:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Teodisi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Teodisi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/\"},\"author\":{\"name\":\"Teodisi\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\"},\"headline\":\"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani\",\"datePublished\":\"2023-03-29T07:43:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-29T07:43:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/\"},\"wordCount\":1012,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg\",\"articleSection\":[\"Esai\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/\",\"name\":\"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-29T07:43:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-29T07:43:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/teodisi.space\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"name\":\"Teodisi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\",\"name\":\"Teodisi.space\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Teodisi.space\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\",\"name\":\"Teodisi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Teodisi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/teodisi.space\"],\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani -","og_description":"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Al-Baqarah 183) &nbsp; Teodisi.com [&hellip;]","og_url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/","article_published_time":"2023-03-29T07:43:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg"}],"author":"Teodisi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Teodisi","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/"},"author":{"name":"Teodisi","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f"},"headline":"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani","datePublished":"2023-03-29T07:43:00+00:00","dateModified":"2023-03-29T07:43:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/"},"wordCount":1012,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg","articleSection":["Esai"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/","name":"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg","datePublished":"2023-03-29T07:43:00+00:00","dateModified":"2023-03-29T07:43:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#primaryimage","url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg","contentUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEifx1JDuhc4KeTl9HYE1ShQeVteOO4ZAjQR-4LWahywQPIr32yy6-RT5LxjyNuRBcm0eQzH6mX5I_9aXCyAMMQreOoj6FVrxHNvYO_fl9eGVhFWJ9T7nhXCGeLR_Mn3fCGIt3lks1EtOegUhYibCdDPaAR2CxvIKTEcVQys9nqMRPQ9o6yBqEDM0Xd9\/w638-h400\/photo_2023-03-29_15-34-42.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2023\/03\/29\/puasa-sebagai-infrastruktur-ruhani\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/teodisi.space\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Puasa Sebagai Infrastruktur Ruhani"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website","url":"https:\/\/teodisi.space\/","name":"Teodisi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization","name":"Teodisi.space","url":"https:\/\/teodisi.space\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Teodisi.space"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f","name":"Teodisi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Teodisi"},"sameAs":["https:\/\/teodisi.space"],"url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=508"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/508\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=508"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=508"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=508"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}