{"id":557,"date":"2021-06-12T01:44:00","date_gmt":"2021-06-12T01:44:00","guid":{"rendered":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/"},"modified":"2021-06-12T01:44:00","modified_gmt":"2021-06-12T01:44:00","slug":"antara-islam-dan-khilafah-bagian-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/","title":{"rendered":"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1"},"content":{"rendered":"<p align=\"center\" style=\"text-align: center;\"><i><b>HIDUP ADALAH<br \/>\nIBADAH<\/b><\/i><\/p>\n<p align=\"center\" style=\"text-align: center;\"><i><b>mengabdi dengan<br \/>\nharta dan diri kepada ALLAH,<o:p><\/o:p><\/b><\/i><\/p>\n<p align=\"center\" style=\"text-align: center;\"><i><b>Sang pencipta alam<br \/>\nsemesta,<o:p><\/o:p><\/b><\/i><\/p>\n<p align=\"center\" style=\"text-align: center;\"><i><b>Pusat pengabdian<br \/>\nseluruh makhluk di alam semesta,<o:p><\/o:p><\/b><\/i><\/p>\n<p align=\"center\" style=\"text-align: center;\"><i><b>dengan harta dan<br \/>\ndiri<o:p><\/o:p><\/b><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p><b>&nbsp;<\/b><\/o:p><\/p>\n<p align=\"center\" style=\"text-align: center;\"><b><a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/\">Antara Islam Dan Khilafah<\/a><o:p><\/o:p><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><i><\/i><\/p>\n<blockquote><p><b>Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang Saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka din yang telah diridhai Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman Sentosa, Mereka tetap mengabdi kepada-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik [QS. 24:55]<\/b><\/p><\/blockquote>\n<p><i><o:p><\/o:p><\/i><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sahabatku\u2026<o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah merenungi beberapa<br \/>\npersoalan spiritual sebelumnya, akhirnya kita sampai pada satu renungan yang<br \/>\nsangat penting untuk dipahami. untuk itu, sebaiknya Anda tidak membaca renungan<br \/>\nini sebelum baca renungan-renungan sebelumnya, agar tetap dalam satu rangkaian<br \/>\nrenungan yang dan pemahaman yang utuh.<o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/s1350\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" alt=\"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1\" border=\"0\" data-original-height=\"650\" data-original-width=\"1350\" height=\"411\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png\" title=\"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1\" width=\"640\" \/><\/a><\/div>\n<p><\/p>\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><\/div>\n<p><o:p>&nbsp;<\/o:p><span style=\"text-align: justify;\">Persoalan \u201c<\/span><b style=\"text-align: justify;\">Islam dan Khilafah\u201d<\/b><span style=\"text-align: justify;\"><br \/>\nini adalah sesuatu yang fundamental dalam Din Al-Islam. Keduanya ibarat dua<br \/>\nsisi mata uang. Islam sebagai Din adalah sebuah sistem hukum yang menjadi dasar<br \/>\nbagi kehidupan manusia, Sedangkan Khilafah adalah penegak dan penjaganya. Sesuatu<br \/>\nyang tidak memiliki fondasi (dasar) pasti akan binasa, dan sesuatu yang tidak<br \/>\nmemiliki penjaga akan hancur. Islam sebagai sebuah sistem hukum membutuhkan<br \/>\nadanya penegak dan penjaga system.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/apakah-musyrik-itu.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah Musyrik itu ?<\/a><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<br \/><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ironinya. Akhir-akhir ini kita<br \/>\nmendengar dari berbagai media tentang pemikiran dan aspirasi politik kelompok<br \/>\nmayoritas (dalam segi sosial politik) yang menentang atau tidak setuju dengan<br \/>\nide atau gagasan sekelompok umat Islam yang ingin menegakkan Khilafah di Nusantara<br \/>\nini. Bahkan Lembaga, ormas, dan partai politik yang berlabel Islam sekalipun<br \/>\nsaling bersahutan menentang gagasan tersebut. Bagi kelompok nasionalis, Sistem<br \/>\nKhilafah adalah utopis atau hanya ilusi umat Islam. Khilafah Islamiyah hanyalah<br \/>\nnostalgia umat Islam di masa lalu yang tidak lagi relevan dengan kondisi<br \/>\nkekinian yang serba modern, terbuka, toleran, liberal, dan plural.<o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bahkan bagi kelompok nasionalis menilai<br \/>\nide atau gagasan penegakan Khilafah itu bertentangan dengan ideologi Pancasila<br \/>\ndan akan menghancurkan NKRI, bahkan melenyapkan nama Negara Republik Indonesia<br \/>\ndari peta dunia. Tidak heran jika komunitas atau organisasi yang setuju dengan Sistem<br \/>\nKhilafah dianggap dan diduga akan melakukan makar kepada negara yang pluralis<br \/>\nini dan olehnya itu, harus dilarang dan dibubarkan. Mereka mengaku muslim<br \/>\ntetapi Fobia terhadap Khilafah Islamiyah. Siapapun yang setuju dan berjuang menegakkan<br \/>\nKhilafah akan dinilai sebagai arti Pancasila, kaum fundamentalis, Radikal atau<br \/>\nekstrimis.<o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/sejak-kapan-anda-beriman.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejak Kapan Anda Beriman ?<\/a><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p><b>&nbsp;<\/b><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada renungan terdahulu telah<br \/>\nditegaskan, bahwa unsur Khilafah (Kekuasaan) dan Khalifah (Pemimpin; atau Penguasa)<br \/>\nadalah salah satu unsur yang harus ada dalam rangka menegakkan Din Al Islam<br \/>\nsebagai sistem hukum positif; sistem yang berlaku dalam seluruh segi kehidupan<br \/>\nummat manusia di muka bumi, yakni pada satu wilayah teritori kekuasaan politik,<br \/>\nbisa di Nusantara, Australia, Eropa, atau wilayah lainnya. Apakah di Negara Republik<br \/>\nIndonesia yang berideologi Pancasila dapat ditegakkan atau diterapkan Sistem Khilafah?<br \/>\nSecara prinsip, bumi ini adalah bagian dari adalah bagian dari \u201cKerajaan<br \/>\nAllah\u201d, sehingga di manapun wilayah yang ada yang ada dapat dijadikan oleh Dia sebagai<br \/>\npusat dari Kekuasaan (Khilafah)-Nya, termasuk di negeri ini. Terlebih Khilafah tersebut<br \/>\nadalah bentuk anugerah (nikmat) yang Dia berikan kepada mereka yang pantas<br \/>\nmenerimanya.<o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span>Secara<\/span><br \/>\npolitik tidak boleh ada dua ideologi atau dua sistem hukum dalam satu negara. Sehingga selama suatu negara bangsa masih berideologi<br \/>\nnasionalis pluralis (musyrik) maka Allah tidak akan mengizinkan dan meridhoi sistem<br \/>\nhukum-Nya diterapkan di wilayah tersebut. Sistem hukum yang hak tidak boleh bercampur<br \/>\ndengan sistem hukum yang batil. Hukum Allah yang suci tidak boleh diterapkan di<br \/>\nsuatu wilayah yang masih najis. Dengan demikian, tidak boleh memaksakan berdirinya Khilafah Allah dalam<br \/>\nsuatu negara bangsa yang kafir musyrik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/06\/islam-bukan-agama.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Islam Bukan Agama<\/a><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Allah sendiri yang akan memilih dan<br \/>\nmenentukan dimana pusat wilayah Khilafah-Nya akan ditegakkan. Allah juga akan<br \/>\nmemilih siapa orang-orang yang menjadi aktor dari tegaknya Khilafah-Nya di muka bumi. Dia pula telah menetapkan kapan Khilafah-Nya akan ditegakkan di muka bumi ini<br \/>\ndan kapan Dia akan membinasakan kekuasaan negara-negara bangsa yang kafir<br \/>\nkepada-Nya. Perhatikan Al-Quran Surat Ali Imran (3) ayat 26 berikut ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote><p>Katakanlah: &#8220;Wahai Tuhan Yang<br \/>\nmempunyai kerajaan, Engkau memberi kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki<br \/>\ndan engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan<br \/>\norang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di<br \/>\ntangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya engkau maha kuasa atas segala<br \/>\nsesuatu.<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Perhatikan pula surat Al-A&#8217;raf 7 ayat 34 :<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tiap-tiap ummat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat pula memajukannya.&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun demikian, yang akan menjadi fokus<br \/>\ndengan tulisan ini bukanlah hal tersebut, renungan ini akan mengkritisi beberapa<br \/>\npertanyaan dasar seputar <b>&#8220;Khilafah&#8221;.<\/b> Apakah Al-Quran berbicara soal Khilafah atau<br \/>\nKhalifah? Apa saja yang Allah Jelaskan seputar masalah <b>&#8220;Khilafah&#8221;<\/b> tersebut? Lalu<br \/>\nbagaimana cara Allah menegakkan Khilafah-Nya di muka bumi? Pertanyaan-pertanyaan<br \/>\nini penting untuk dijelaskan dalam menjawab keraguan sebagian umat Islam tentang<br \/>\nKhilafah dan semoga dapat menghilangkan penyakit <b>&#8220;fobia Khilafah&#8221;<\/b> dari mereka<br \/>\nyang lebih mencintai ideologi negaranya dibanding mencintai ideologi Allah, Sang<br \/>\nPencipta diri dan bangsanya. <o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketakutan dan kecurigaan terhadap<br \/>\nkonsep Khilafah tersebut muncul akibat gagal paham terhadap Din Al Islam yang<br \/>\ngagal paham terhadap ayat-ayat Allah. Mereka berpandangan bahwa islam itu adalah<br \/>\nsebuah agama yang tidak mengatur soal politik (negara). Al-Quran tidak berbicara<br \/>\nsoal (politik) negara dan tidak ada penjelasan rinci tentang tata aturan<br \/>\nbernegara di dalamnya. Mereka berpandangan sekuler dalam melihat hubungan (Islam) dan kekuasaan (negara).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/09\/apakah-anda-seorang-muslim.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah Anda Seorang Muslim ?<\/a><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pemikiran politik Islam sendiri, sejak zaman<br \/>\nklasik hingga zaman modern, berkembang tiga paradigma tentang relasi agama (Islam) dan politik (negara Khilafah).&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b><i><br \/><\/i><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b><i>Pertama,<\/i><\/b> kesatuan konsep agama (Islam) dan politik (negara-khalifah). Islam dipandang sebagai agama dan politik sekaligus<br \/>\natau yang sering disebut dengan ungkapan, &#8220;Islam adalah agama dan negara&#8221; (<i>al-Islam din wa dawlah<\/i>). Kelompok ini melihat Islam sebagai Din totalitas dalam<br \/>\npengertian meliputi segala aspek kehidupan manusia, termasuk politik (kekuasaan). Khilafah adalah institusi politik dan keagamaan sekaligus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b><i>Kedua,<\/i><\/b> agama (Islam) dan<br \/>\npolitik (dalam wujud negara) memiliki hubungan secara simbol simbiotik, yakni<br \/>\nberhubungan secara timbal balik dan saling memerlukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b><i>Ketiga,<\/i><\/b> bersifat sekuleristik. Paradigma ini menolak, baik<br \/>\nhubungan integralistik maupun hubungan simbiotik antar agama dan<br \/>\nkhilafah atau negara. Islam dan politik adalah dua aktivitas yang terpisah dan<br \/>\ntidak ada relasi di antara keduanya. Paradigma ini memandang tidak adanya<br \/>\naturan baku soal teori negara dan sistem kekhalifahan dalam Islam, sembari mengingkari fakta-fakta sejarah peradaban Islam dan menolak pendasaran<br \/>\nnegara pada Islam (Negara Islam).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pandangan sekuler tersebut yang hari ini<br \/>\nmendominasi pemikiran dunia tentang Khilafah, tidak terkecuali mayoritas ummat Islam di Indonesia. Bahkan di kalangan ummat Islam yang setuju dengan konsep<br \/>\nkhilafah atau penerapan Syariah Islam di Indonesia pun memiliki orientasi<br \/>\npolitik yang berbeda. Setidaknya ada tiga orientasi pemikiran politik Islam di<br \/>\nIndonesia saat ini. Ada tiga arus utama yang muncul dalam peta politik ummat Islam<br \/>\nIndonesia, yakni:&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1) <b>Arus formalistik;<\/b> pemikiran yang mempertahankan pelaksanaan<br \/>\nyang ketat dari bentuk Islam yang formal, misalnya formalisasi partai politik<br \/>\nIslam (menggunakan nama Islam), simbol-simbol Islam, dan landasan organisasi secara<br \/>\nkonstitusional Islam; 2) <b>Arus Substantivistik;<\/b> orientasi politik yang menekankan pada<br \/>\nmanifestasi substansi nilai-nilai Islam dalam aktivitas politik, baik dalam<br \/>\nide-ide maupun kelembagaannya; dan 3) <b>Arus Fundamentalis;<\/b> berorientasi untuk<br \/>\nmengangkat kembali sendi-sendi Islam ke dalam realitas politik<br \/>\nkekinian. Arus ini berpendapat bawah kedua arus utama yang lain telah gagal<br \/>\nmenunjukkan Islam sebagai keseimbangan tandingan dalam merespon sistem politik indonesia. Dari ketiga arus utama tersebut, kelompok ketiga lah yang<br \/>\nselalu menjadi <b>&#8220;batu sandung politik&#8221;<\/b> bagi kelompok nasionalis sekuler dan<br \/>\nnasionalis Islam<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lalu bagaimana sesungguhnya<br \/>\npandangan Al-Quran terhadap Khilafah tersebut? Apa saja yang Allah jelaskan dalam<br \/>\nkaitanya dengan Khilafah dan Khalifah, termasuk prinsip-prinsip dasar dalam<br \/>\nkekhalifahan itu sendiri?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b><span style=\"font-size: medium;\">Khilafah Dalam Al-Quran&nbsp;<\/span><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi mereka yang mengimani<br \/>\nAl-Quran sebagai Kitab Petunjuk, maka Al-Quran sejatinya adalah Kitab yang menjelaskan<br \/>\nsegala sesuatu yang berhubungan dengan hidup dan kehidupan manusia di muka bumi. Sudah menjadi fungsi Al-Quran untuk menjadi rujukan utama dan sumber kebenaran sejati<br \/>\nbagi ummat Islam, tidak terkecuali persoalan Khilafah (kekuasaan politik) yang<br \/>\nmerupakan salah satu unsur utama dalam Din Al-Islam dan unsur penting dalam<br \/>\nkehidupan sosial masyarakat bangsa. Perhatikan firman Allah dalam surat Yusuf (12) ayat<br \/>\n111:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang<br \/>\nmempunyai akal. Al-Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi<br \/>\nmembenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan <b>menjelaskan segala sesuatu,<\/b> dan<br \/>\nsebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Masalah khilafah dan<br \/>\nkhalifah adalah salah satu tema penting dalam Al-Quran karena terkait dengan<br \/>\npersoalan bagaimana menata kehidupan umat manusia. Tanpa adanya kekuasaan (khilafah) dan penguasa (Khalifah), maka sudah dapat<br \/>\ndipastikan sistem hukum tidak dapat diterapkan sehingga akan tercipta kehidupan<br \/>\nyang kacau, timpang, dan zalim (tidak adil). Keadilan, kedamaian dan<br \/>\nkesejahteraan tidak akan mungkin tercipta tanpa adanya kekuasaan atau penguasa (khilafah atau khalifah). Begitu pentingnya persoalan kekuasaan (khalifah), maka tidak<br \/>\nmungkin tidak dijelaskan oleh Allah dalam Al-Quran. Apakah persoalan tersebut<br \/>\ndijelaskan secara terperinci atau hanya sebatas prinsip-prinsip dasarnya, bukanlah<br \/>\nhal yang dapat dijadikan alasan untuk menafsirkan persoalan khilafah<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Secara bahasa, kata <b>&#8220;khilafah&#8221;<\/b>&nbsp;dan <b>&#8220;khalifah&#8221;<\/b>&nbsp;berasal dari kata &#8220;khalafa&#8221; yang memiliki arti dasar mengganti, belakang, perubahan, suksesi. Dan kata &#8220;Khilafah&#8221; tidak ada di dalam Al-Quran, tetapi menjadi istilah politik dalam menyebut bentuk pemerintahan atau<br \/>\nkekuasaan yang berasaskan ideologi Allah (Din Al-Islam). Sedangkan kata &#8220;khalifah&#8221; yang berarti pemimpin; penguasa; khalifah, terulang 2 kali dalam Al-Quran, yakni<br \/>\ndalam surat Al-Baqarah (2) ayat 30 dan surat Shad (38) ayat 26 berikut ini:<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote><p>Ingatlah ketika Robb-mu berfirman<br \/>\nkepada para Malaikat: &#8220;Sesungguhnya Aku hendak menjadikan <b>seorang khalifah<\/b> di<br \/>\nmuka bumi&#8221;. Mereka berkata: &#8220;Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu<br \/>\norang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal kami<br \/>\nsenantiasa bertasbih dan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?&#8221; Tuhan berfirman: &#8220;Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui&#8221;.<\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hai Daud, Sesungguhnya<br \/>\nkami menjadikan kamu <b>khalifah (penguasa)<\/b> di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena itu akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang<br \/>\nsesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari<br \/>\nperhitungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua ayat di atas berbicara tentang <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Khilafah\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khalifah<\/a> (penguasa; pemimpin) baik Nabi Adam maupun Nabi Daud. Sebagai Khalifah, Adam di tugaskan untuk<br \/>\nmemimpin ummat manusia, Memakmurkan bumi, mencegah terjadinya pertumpahan darah (peperangan) dan menjalankan segala perintah-Nya. Sedangkan Daud diperintahkan<br \/>\nuntuk menegakkan hukum secara adil di antara ummat manusia tanpa ada<br \/>\nperbedaan, dan larangan untuk mengikuti hawa nafsunya. Menuruti keinginan hawa<br \/>\nnafsu dapat menyebabkan keputusan yang tidak adil. Jelaslah, bahwa adanya<br \/>\nKhalifah (penguasa; pemimpin politik), maka tidak akan ada keadilan, kedamaian, dan<br \/>\nkemakmuran. Para aparat kekuasaanlah yang akan bertugas menegakkannya.<o:p><\/o:p><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><b>Bersambung di : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2021\/07\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-2.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Antara Islam dan Khilafah Bagian 2<\/a><\/b><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><o:p>&nbsp;<\/o:p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HIDUP ADALAH IBADAH mengabdi dengan harta dan diri kepada ALLAH, Sang pencipta alam semesta, Pusat pengabdian seluruh makhluk di alam semesta, dengan harta dan diri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11],"tags":[],"class_list":["post-557","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-keislaman"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Antara Islam dan Khilafah Bagian 1 -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1 -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"HIDUP ADALAH IBADAH mengabdi dengan harta dan diri kepada ALLAH, Sang pencipta alam semesta, Pusat pengabdian seluruh makhluk di alam semesta, dengan harta dan diri [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-06-12T01:44:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Teodisi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Teodisi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/\"},\"author\":{\"name\":\"Teodisi\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\"},\"headline\":\"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1\",\"datePublished\":\"2021-06-12T01:44:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-06-12T01:44:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/\"},\"wordCount\":1747,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png\",\"articleSection\":[\"Keislaman\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/\",\"name\":\"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1 -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png\",\"datePublished\":\"2021-06-12T01:44:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-06-12T01:44:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/teodisi.space\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"name\":\"Teodisi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\",\"name\":\"Teodisi.space\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Teodisi.space\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\",\"name\":\"Teodisi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Teodisi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/teodisi.space\"],\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1 -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1 -","og_description":"HIDUP ADALAH IBADAH mengabdi dengan harta dan diri kepada ALLAH, Sang pencipta alam semesta, Pusat pengabdian seluruh makhluk di alam semesta, dengan harta dan diri [&hellip;]","og_url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/","article_published_time":"2021-06-12T01:44:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png"}],"author":"Teodisi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Teodisi","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/"},"author":{"name":"Teodisi","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f"},"headline":"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1","datePublished":"2021-06-12T01:44:00+00:00","dateModified":"2021-06-12T01:44:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/"},"wordCount":1747,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png","articleSection":["Keislaman"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/","name":"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1 -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png","datePublished":"2021-06-12T01:44:00+00:00","dateModified":"2021-06-12T01:44:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#primaryimage","url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png","contentUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi601me__is1iJUPbPNIxdRVi4tFWOG-_z3MWkjAAhkBusKgyhFBU4OhiSCqzHcPLfwsPPezBBKp4Q1QHy5vsJV0sdFVkx7kY-PfK6YOcCxIEwv5ie-Yt5FyezdIXeGpxe0JAkuMB-rSQA\/w640-h411\/ANTARA+ISLAM+DAN+KHILAFAH.png"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/06\/12\/antara-islam-dan-khilafah-bagian-1\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/teodisi.space\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Antara Islam dan Khilafah Bagian 1"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website","url":"https:\/\/teodisi.space\/","name":"Teodisi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization","name":"Teodisi.space","url":"https:\/\/teodisi.space\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Teodisi.space"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f","name":"Teodisi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Teodisi"},"sameAs":["https:\/\/teodisi.space"],"url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=557"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/557\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}