{"id":564,"date":"2021-04-21T13:51:00","date_gmt":"2021-04-21T13:51:00","guid":{"rendered":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/"},"modified":"2021-04-21T13:51:00","modified_gmt":"2021-04-21T13:51:00","slug":"puasa-untuk-kemenangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/","title":{"rendered":"Puasa Untuk Kemenangan"},"content":{"rendered":"<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/\">Teodisi.com<\/a> : Tidak bisa dipungkiri seluruh peradaban manusia dari zaman ke zaman tak<br \/>\nada yang luput dari pantauan Sang Maha Kuasa, Dialah yang mempunyai langit dan<br \/>\nbumi yg berkuasa atas kesetimbangan yang ada didalamnya, namun manusia<br \/>\nmerupakan eksponen penting sebagai makhluk dengan kasta tertinggi ciptaanNya,<br \/>\ndibandingkan tumbuhan dan hewan. Bahkan alam ini beserta isinya baik tumbuhan<br \/>\ndan hewan tersebut siap untuk menservis hidup manusia, dari sisi kebutuhan<br \/>\nbiologis\/maupun pengetahuan\/intelektual sehingga dari manusia itulah DIA mengutus<br \/>\nutusanNya guna menyeimbangkan tata hidup manusia agar tidak melampaui batas.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\">\n<div style=\"clear: both; text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/s1080\/Puasa.jpg\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" alt=\"Puasa\" border=\"0\" data-original-height=\"1080\" data-original-width=\"1080\" height=\"320\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg\" title=\"Puasa\" width=\"320\" \/><\/a><\/div>\n<p><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Manusia hidup berdampingan dengan alam maka selayaknya harus selaras dalam<br \/>\nmengekplorasi dan menjaga tanpa merusak kesetimbangannya, maka manusia harus<br \/>\nmenahan diri dari keserakahan. Hasrat ingin menguasai dan memiliki sebagai<br \/>\nsifat dasar manusia yang jika tak mampu dikendalikan maka akan menimbulkan<br \/>\nkerusakan baik didarat, dilaut bahkan dilangit pun sebagai pengayom bumi dapat<br \/>\ndirusak Atmosfernya.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 10pt;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span style=\"font-size: 10pt;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/sejak-kapan-anda-beriman.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Sejak Kapan Anda Beriman ?<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nSang Maha Kuasa, Sang Tuan Jagat Raya, Tuan Yang Maha Esa mensyariatkan sebuah<br \/>\nsistem yang berfungsi untuk mengontrol keserakahan itu melalui utusanNya, baik<br \/>\nitu melalui Nabi ataupun RasulNya. Bahkan dimulai dari kisah Adam yang<br \/>\ndiperintahkan untuk menahan diri untuk tidak memakan buah khuldi, yang akan<br \/>\nmenyebabkan dirinya ataupun keturunannya terjerembab dalam kehinaan bahkan<br \/>\nkebinasaan. Selain itu banyak kisah setelahnya ada kisah Nabi Nuh, Hud, Saleh,<br \/>\nIbrahim, Luth, Syuaib, Musa. Inilah deretan utusan Sang Empunya Alam Semesta<br \/>\ndiutus untuk memberikan peringatan kepada manusia agar dapat menahan dirinya<br \/>\ndari tipudaya hawa nafsu yang selalu mengajak manusia berbuat kerusakan yang<br \/>\nakhirnya berdampak pada dirinya sendiri, bangsanya bahkan alam semesta.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nDari utusanNyalah kita mengenal makna hakikat dari menahan diri, mengontol diri<br \/>\ndari keinginan rendah yang menyebabkan daya rusak yang hebat. Lalu makna itu<br \/>\ndiwariskan dari zaman ke zaman oleh para utusanNya, warisan itulah yang dikenal<br \/>\ndengan sebutan Puasa pada hari ini. Kita perlu maknai kata warisan, ini berarti<br \/>\nsimbol yang mesti dijaga dirawat dan dipertahankan<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><span style=\"mso-spacerun: yes;\">&nbsp;<\/span><br \/>\nProses pengabdian manusia kepada Sang Pencipta harus dipahami secara fitrah,<br \/>\nbahwa manusia adalah Hamba dan DIAlah Tuannya. Sang Tuan paham betul apa yang<br \/>\nmenjadi kelebihan dan kekurangan ciptaanNya. Sebab sudah menjadi tugasNyalah<br \/>\nmengubah tatanan hidup dan kehidupan manusia berubah menjadi seimbang, tertata,<br \/>\ntentram dan damai sejahtera<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/apakah-musyrik-itu.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah Musyrik itu?<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nUmumnya masyarakat memahami syariat puasa adalah menahan hawa nafsu dari terbit<br \/>\nmatahari sampai tenggelam matahari. Jadi, kamu tidak dapat&nbsp;makan dan<br \/>\nminum&nbsp;selama berpuasa. Namun makna Hakikinya menahan diri dari godaan<br \/>\nkeinginan rendah dan jahat agar dirinya tidak keluar dari garis<br \/>\nfitrah\/melampaui batas akibat keserakahan, sewenang-wenang, dan tamak, Self<br \/>\ncontrol mesti dilaksanakan tiap hari bukan hanya pada bulan atau hari yg<br \/>\nditentukan itu.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nPuasa meliputi, menahan makan, minum dan seks, mengendalikan dan menjaga lisan,<br \/>\npikir, kata dan perbuatan menjadi satu kesatuan yg tidak saling bersebrangan.<br \/>\nSelain itu puasa juga berfungsi untuk memelihara kesehatan tubuh.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nMeski ada beberapa golongan membagi klausul puasa, namun inti dari puasa adalah<br \/>\nmenjaga manusia agar tidak mengarah kepada kerusakan dan keburukan, dorongan tersebut<br \/>\nberasal dalam jiwa tiap manusia yg dibekali emosi dan diatur oleh otak,<br \/>\ntepatnya di hypotalamus, manusia harus hidup dalam kendali dan kontrol dari<br \/>\najaran Sang Maha Pengatur Alam Semesta.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nDalam Al Quran surah Al Baqarah ayat 183 disebutkan perintah itu, jika ini<br \/>\ntidak pahami dengan baik maka perintahNya akan gugur kepada kita.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\n&#8220;Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa<br \/>\n(shiyaamu\/(\u0627\u0644\u0635\u0651\u0650\u064a\u064e\u0627 \u0645\u064f) sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu (\u0645\u0650\u0646\u0652<br \/>\n\u0642\u064e\u0628\u0652\u0644\u0650\u06a9\u064f\u0645\u0652) agar kamu bertakwa,&#8221;<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Pertama, seruan puasa kepada semua manusia yang bertitle iman\/amanu,<br \/>\nnamun kita harus mengetahui seperti apa itu orang beriman, apa ciri-cirinya,<br \/>\napa perbuatannya, dan yang paling penting bagaimana kita memastikan diri kita<br \/>\nadalah orang beriman yang diserukan ayat tersebut, sebab orang beriman saja yg<br \/>\ndiperintahkan bernada wajib untuk berpuasa.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/06\/islam-bukan-agama.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Islam Bukan Agama<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nKedua, puasa bukan hanya diperintahkan kepada Rasulullah Muhammad SAW, tapi ada<br \/>\norang yang telah melaksanakan hal itu sebelumnya, kata min qoblikum harus<br \/>\nditelaah siapakah orang itu? Jelas sekali siapa utusanNya sebelum beliau, yakni<br \/>\nMusa&nbsp; dan Isa serta orang yang bersamanya.<br \/>\nKata kum berfungsi dhomir\/kata ganti orang kedua jamak laki-laki, ini bermakna<br \/>\ndan dimaksud kepada Rasulullah Muhammad SAW dan orang yang bersamanya.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nKetiga, tujuan dari puasa adalah taqwa, ketaatan dan ketakutan hanya kepada<br \/>\nSang Pemilik Alam Semesta adalah hal yang wajib, agar diri kita juga selalu<br \/>\nterjaga dan ditolong olehNya.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nJadi warisan Ibadah puasa sebenarnya sudah dilakukan oleh orang-orang sejak<br \/>\njaman dahulu sebelum Rasulullah Muhammad diutus.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><b>Perhatikan Injil <\/b><o:p style=\"font-size: 10pt;\"><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><b><br \/><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Markus 2:18-20<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">[18]Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi<br \/>\nsedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: \u201cMengapa<br \/>\nmurid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi<br \/>\nmurid-murid-Mu tidak?\u201d<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">[19]Jawab Yesus kepada mereka: \u201cDapatkah sahabat-sahabat mempelai<br \/>\nlaki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu<br \/>\nbersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.<br \/>\n[20]Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada<br \/>\nwaktu itulah mereka akan berpuasa.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nPuasa ini bisa dilakukan diwaktu yang telah ditetapkan wajibnya 30 hari lamanya<br \/>\ndibulan ramadhan, kifarat\/denda dan sebuah nazar\/keinginan yg diharapkan<br \/>\ntercapai. Ada juga 9 jenis puasa sunnah lainnya seperti puasa syawal, arafah,<br \/>\ntarwiyah, senin-kamis, daud, asyura, ayyaumul bidh, nisfu sya&#8217;ban. <\/p>\n<p>Tak ada misi lain utusanNya selain kembali pada sistem warisan yang satu itu.<br \/>\nPada beberapa ayat di dalam Al- Quran, berkali-kali Tuan Yang Maha Esa menyebut<br \/>\nkata Shiyam, bukan Shaum. Kata tersebut juga terulang hingga 7 kali, yaitu di<br \/>\nAl-Baqarah 183, 187 dan 196, An-Nisa ayat 92, Al-Maidah ayat 89 dan 95, dan<br \/>\nAl-Mujadalah ayat 4. Tetapi dalam waktu yang berbeda, Allah juga menggunakan<br \/>\nlafaz Shaum, sebagaimana dalam surah Maryam ayat 26, &#8220;Inni Nadzartu li<br \/>\nal-Rahmani Shauma, fa lan ukallima al-yauma insiyya&#8221;.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nMeski dalam perubahan kata dalam puasa selain Shiyam dan Shoum ada juga disebut<br \/>\ndalam At Tahrim ayat 5 kata Saa&#8217;ihati.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nMaryaam dalam bahasa aram, Mariam\/Maria dalam bahasa Yunani, Maryam dalam<br \/>\nbahasa Arab adalah orang yang sama yakni ibunda Isa\/Yesus. Spesial nama Maryam<br \/>\ndalam Al Quran karena dialah nama perempuan yang satu satunya disebut bahkan<br \/>\ndiabadikan dalam 1 Surah, pastinya ada makna warisan yang perlu dijadikan<br \/>\npelajaran dan dicontoh dari kisahnya.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nSurah Maryam ayat 26 ini banyak ditafsirkan secara harfiah bahwa Maryam<br \/>\nmengandung dan lahirkan Isa tanpa peran dan perantara bapak (Santo Yusuf\/Yusuf<br \/>\nArimatea). Kaum yang tak mengerti akan memfitnah Maryam, sebab tiap kelahiran<br \/>\nseorang utusanNya akan mengganggu konsistensi mereka yg rakus, tamak dan<br \/>\nserakah dalam mengelola bumi.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nDalam ayat tersebut Tuan Semesta Alam berpesan kepada Maryam agar melakukan<br \/>\nShaum, melalui malaikat, Allah berpesan: &#8220;Makan dan minumlah serta<br \/>\nbersenang-senanglah. Jika engkau melihat seseorang (mengingkari keadaanmu yang<br \/>\nmelahirkan anak tanpa ayah) maka (berilah isyarat)<br \/>\nbahwa engkau sedang melaksanakan shaum (sehingga) tidak akan berbicara kepada<br \/>\nsiapa pun hari ini&#8221;(QS. Maryam [19]: 26).<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/09\/apakah-anda-seorang-muslim.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Apakah Anda Seorang Muslim?<\/a><\/b><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nMakna Shaum dimaksud diatas adalah menahan diri untuk berbicara mengenai<br \/>\nkelahiran Isa sebagai Utusan\/MesiasNya. Pastilah ada maksud merahasiakan hal<br \/>\ntersebut, sebab tak mungkin seorang perempuan suci yang diasuh dan diajarkan<br \/>\nseorang nabi Zakaria dapat berbuat zina. Tentu saja kata Shaum pada ayat ini<br \/>\nbukan berarti tidak makan dan minum karena awal ayatnya memerintahkan beliau<br \/>\nmakan dan minum.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Kata Shaum disini berarti menahan diri tidak berbicara karena ketiadaan<br \/>\nmanfaat pembicaraan ketika itu. Maryam memilih puasa bicara daripada<br \/>\nberafirmasi atau membuat pernyataan-pernyataan positif dan spesifik yang<br \/>\nditujukan kepada diri sendiri.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nMaryam tak menciptakan kontroversi dengan banyak bicara. Banyak bicara justru<br \/>\nmemperkeruh silang pendapat di masyarakat. Maryam justru menunggu satu protes<br \/>\nsosial dari kaumnya sendiri. Puasa ala Maryam inilah yang wajib kita lakukan,<br \/>\nbahkan bukan hanya di bulan Ramadan saja. Puasa dari bicara negatif, puasa dari<br \/>\nbicara provokatif, puasa dari pernyataan adu domba.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Dalam tata bahasa arab kata Syiam dan Shoum hanyalah perubahan kata<br \/>\ntinggal kita melihat pada kalimat apa kata tersebut ditempatkan, ada berfungsi<br \/>\nisim masdar dan Shooma adalah fiil madhi bermakna menahan atau mengekang.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nShiyam dan Shaum memiliki arti yang sama yaitu menahan, tetapi bermakna<br \/>\nberbeda. Shiyam mempunyai makna harus menahan sesuatu (makanan atau minuman)<br \/>\nyang masuk ke mulut sedangkan kata Shaum bermakna harus menahan sesuatu yang<br \/>\nkeluar dari mulutnya atau diam; tidak berkata dan menahan diri dari berkata.<br \/>\nIronisnya, kebanyakan masyarakat sudah terlanjur salah kaprah berkepanjangan<br \/>\ndengan menyamakan makna kata Shiyam dan Shaum.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nPada ayat lainnya kata Shoum, berubah disebutkan menjadi kata amsak, kata<br \/>\ninilah dipakai ummat islam dengan kata Imsak sebagai tanda masuknya waktu untuk<br \/>\nmenahan. Ada juga dalam ayat lain kata nahan, dari asal kata inilah kata<br \/>\nmenahan dalam bahasa indonesia diserap dari bahasa arab. <\/p>\n<p>Perhatikan Surah Al Mulk 67 ayat 21 dan An Nazi&#8217;at 79 ayat 40-41. <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">\u0627\u064e\u0645\u0651\u064e\u0646\u0652 \u0647\u0670\u0630\u064e\u0627 \u0627\u0644\u0651\u064e\u0630\u0650\u064a\u0652 \u064a\u064e\u0631\u0652\u0632\u064f\u0642\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0627\u0650\u0646\u0652 \u0627\u064e\u0645\u0652\u0633\u064e\u0643\u064e \u0631\u0650\u0632\u0652\u0642\u064e\u0647\u0657\u2005\u06da\u2005\u0628\u064e\u0644\u0652<br \/>\n\u0644\u0651\u064e\u062c\u0651\u064f\u0648\u0652\u0627 \u0641\u0650\u064a\u0652 \u0639\u064f\u062a\u064f\u0648\u0651\u064d \u0648\u0651\u064e\u0646\u064f\u0641\u064f\u0648\u0652\u0631\u064d<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">am man haazallazii yarzuqukum in amsaka rizqoh, bal lajjuu fii &#8216;utuwwiw<br \/>\nwa nufuur <\/p>\n<p>&#8220;Atau siapakah yang dapat memberimu rezeki jika Dia menahan rezeki-Nya?<br \/>\nBahkan mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri (dari<br \/>\nkebenaran).&#8221;<br \/>\n(QS. Al-Mulk 67: Ayat 21)<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\n\u0648\u064e\u0627\u064e \u0645\u0651\u064e\u0627 \u0645\u064e\u0646\u0652 \u062e\u064e\u0627 \u0641\u064e \u0645\u064e\u0642\u064e\u0627 \u0645\u064e \u0631\u064e\u0628\u0651\u0650\u0647\u0656 \u0648\u064e \u0646\u064e\u0647\u064e\u0649 \u0627\u0644\u0646\u0651\u064e\u0641\u0652\u0633\u064e \u0639\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0647\u064e\u0648\u0670\u0649\u2005\u06d9\u2005<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">wa ammaa man khoofa maqooma robbihii wa nahan-nafsa &#8216;anil-hawaa <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\n&#8220;Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan<br \/>\ndiri dari (keinginan) hawa nafsunya,&#8221;<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">(QS. An-Nazi&#8217;at 79: Ayat 40) <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nBanyak ayat menyebutkan kata yang berubah dari amsaka-yumsiku seperti pada ayat<br \/>\nberikut :<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Qs. Al Mulk 67\/19 = Yumsikuhunna<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Qs. An Nahl 16\/79 = Yumsikuhunna<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Qs. Al Hajj 22\/65 = Yumsikus samaa&#8217;<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Qs. Fatir 35\/41= Yumsiku samawati, Amsakahumaa <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nSebuah kesimbungan ayat merupakan pesan&nbsp; informasi dari Tuan Semesta Alam,<br \/>\nujung dari shaum\/menahan adalah Jannah. Itulah maksud ujung dari berpuasa<br \/>\ndibulan ramadhan adalah kemenangan. Tujuan&nbsp; berpuasa dalam ramadhan adalah<br \/>\nmanusia kembali fitrah, kembali hidup seimbang sesuai ajaranNya, menang dari<br \/>\nsegala perbudakan diri maupun bangsa. <\/p>\n<p>\u0641\u064e\u0627\u0650 \u0646\u0651\u064e \u0627\u0644\u0652\u062c\u064e\u0640\u0646\u0651\u064e\u0629\u064e \u0647\u0650\u064a\u064e \u0627\u0644\u0652\u0645\u064e\u0623\u0652\u0648\u0670\u0649\u2005\u06d7\u2005<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">fa innal-jannata hiyal-ma`waa <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">&#8220;maka sungguh, surgalah tempat tinggal(nya).&#8221;<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">(QS. An-Nazi&#8217;at 79: Ayat 41) <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nJadi syariat yang terjadi pada umat islam adalah rangkaian pesan dari Sang Maha<br \/>\nKuasa, jika manusia secara pribadi berhasil melaksanakan puasa maka dirinya<br \/>\nakan menjadi pribadi yang taat dan hanya takut kepadaNya, tapi secara<br \/>\nperjuangan para utusanNya dan orang bersamanya, jika kalian mampu hanya taat<br \/>\ndan takut hanya kepadaNya maka kalian akan mendapatkan Jannah\/Sorga baik itu di<br \/>\nbumi maupun alam akhirat.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nSebuah hal yang ilmiah dan adil jika ada hal dilakukan dan diperjuangkan<br \/>\nmembuahkan hasil yang dapat dinikmati. Manusia secara individu berhasil<br \/>\nmelaksanakan puasa dengan benar maka dirinya menjadi pribadi yg taat dan sehat<br \/>\nbaik jasmani dan ruhani, jika orang beriman berhasil melaksanakan puasa dengan<br \/>\nbenar maka dia akan menikmati hidup damai sejahtera, tertata, tentram<br \/>\nbercukupan, bagaikan hidup dalam surga.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nSemoga bisa membuka mata wawasan kita agar puasa tidak hanya sekedar<br \/>\nmenggugurkan kewajiban, tapi mengetahui dasar ilmu mengapa kita melakukan<br \/>\npuasa.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">Kita akan bahas lagi dilain waktu tentang mengapa harus di bulan<br \/>\nramadhan kita menang, ? bukankah puasa bisa kapan saja?apa itu lailatul<br \/>\nqadar?&nbsp; Tentu apa itu idul fitri? Sebagai tujuan kita berpuasa dibulan<br \/>\nramadhan. <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\"><br \/>\nBumi Sang Maha Kuasa, <o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">21 April 2021<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n<p style=\"background: white; line-height: 14.65pt; margin-bottom: 6pt; text-align: justify;\"><span face=\"&quot;Tahoma&quot;,sans-serif\" style=\"color: black; font-size: 10pt; mso-fareast-font-family: &quot;Times New Roman&quot;; mso-fareast-language: EN-ID;\">RP.<o:p><\/o:p><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teodisi.com : Tidak bisa dipungkiri seluruh peradaban manusia dari zaman ke zaman tak ada yang luput dari pantauan Sang Maha Kuasa, Dialah yang mempunyai langit [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36,37],"tags":[],"class_list":["post-564","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-esai","category-opini"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Puasa Untuk Kemenangan -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Puasa Untuk Kemenangan -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teodisi.com : Tidak bisa dipungkiri seluruh peradaban manusia dari zaman ke zaman tak ada yang luput dari pantauan Sang Maha Kuasa, Dialah yang mempunyai langit [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-04-21T13:51:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Teodisi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Teodisi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Teodisi\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\"},\"headline\":\"Puasa Untuk Kemenangan\",\"datePublished\":\"2021-04-21T13:51:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-21T13:51:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/\"},\"wordCount\":1699,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg\",\"articleSection\":[\"Esai\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/\",\"name\":\"Puasa Untuk Kemenangan -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg\",\"datePublished\":\"2021-04-21T13:51:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-04-21T13:51:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/teodisi.space\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Puasa Untuk Kemenangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"name\":\"Teodisi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\",\"name\":\"Teodisi.space\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Teodisi.space\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\",\"name\":\"Teodisi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Teodisi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/teodisi.space\"],\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Puasa Untuk Kemenangan -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Puasa Untuk Kemenangan -","og_description":"Teodisi.com : Tidak bisa dipungkiri seluruh peradaban manusia dari zaman ke zaman tak ada yang luput dari pantauan Sang Maha Kuasa, Dialah yang mempunyai langit [&hellip;]","og_url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/","article_published_time":"2021-04-21T13:51:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg"}],"author":"Teodisi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Teodisi","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/"},"author":{"name":"Teodisi","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f"},"headline":"Puasa Untuk Kemenangan","datePublished":"2021-04-21T13:51:00+00:00","dateModified":"2021-04-21T13:51:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/"},"wordCount":1699,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg","articleSection":["Esai","Opini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/","name":"Puasa Untuk Kemenangan -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg","datePublished":"2021-04-21T13:51:00+00:00","dateModified":"2021-04-21T13:51:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg","contentUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEiPksa00RfD3s5O8V0l8Zas4Q2RJuAtc59_WSAhwRZWBMNyWYk73qfTfbTNy5bmGQ9yrMiN4VxNENTVn2sLLnp1l8Ez4nD6Q5TcNDLKWhJ6FMRDJ6irnwHF6zFPjATOYJpIOwstTT6dTUE\/w320-h320\/Puasa.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2021\/04\/21\/puasa-untuk-kemenangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/teodisi.space\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Puasa Untuk Kemenangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website","url":"https:\/\/teodisi.space\/","name":"Teodisi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization","name":"Teodisi.space","url":"https:\/\/teodisi.space\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Teodisi.space"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f","name":"Teodisi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Teodisi"},"sameAs":["https:\/\/teodisi.space"],"url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/564\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}