{"id":587,"date":"2020-07-07T10:31:00","date_gmt":"2020-07-07T10:31:00","guid":{"rendered":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/"},"modified":"2020-07-07T10:31:00","modified_gmt":"2020-07-07T10:31:00","slug":"makna-kata-rabb-dan-ilah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/","title":{"rendered":"Makna Kata Rabb dan Ilah"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" alt=\"Makna Kata Rabb dan Ilah\" border=\"0\" height=\"224\" src=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg\" title=\"Makna Kata Rabb dan Ilah\" width=\"400\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: center;\">Sumber Gambar : hipwallpaper.com<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/\">Teodisi.com<\/a> : Dalam Al-Quran terdapat terjemahan kata \u201cTuhan\u201d yang berasal dari kata bahasa Arab yaitu \u201cRabb\u201d. Secara bahasa, kata \u201cRabb\u201d adalah bentuk mashdar dari kata \u201crabba-yarubbu\u201d. Jadi kata Rabb adalah mashdar yang digunakan untuk fa\u2019il(pelaku).&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kata-kata \u201car-Rabb\u201d tidak disebutkan sendirian, kecuali untuk Allah. Jika kata Rabb ini di-idhafahkan (ditambahkan kepada yang lain), maka hal itu bisa untuk Allah dan bisa untuk selainNya (Dr. Shalih bin Fauzan, 2001: 25).&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Namun demikian, kata \u201cRabb\u201d dalam bahasa Arab ini juga diterjemahkan dengan kata lain selain \u201cTuhan\u201d. Untuk melihat beberapa terjemahan dan menggali makna dari kata \u201cRabb\u201d akan ditunjukkan beberapa firman Allah yang tertuang dalam Al-Quran surat Al-F\u0101ti\u1e25ah (1) ayat 2 dan surat An-N\u0101s (114) ayat 1 berikut ini:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Katakanlah: &#8220;Aku berlindung kepada Tuhan (Yang Memelihara dan Menguasai) manusia.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dari dua ayat tersebut di atas, kata \u201cRabb\u201d dalam bahasa Arab diterjemahkan sebagai \u201cTuhan\u201d semesta alam dan \u201cTuhan\u201d manusia. Sementara itu, jika kita melihat kata \u201cRabb\u201d dalam surat atau ayat yang lain akan melihat terjemahan yang berbeda. Hal ini dapat ditunjukkan dalam surat Y\u016bsuf (12) ayat 50 berikut ini.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/apakah-musyrik-itu.html\">Apakah Musyrik itu ?<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Raja berkata: &#8220;Bawalah dia kepadaku.&#8221; Maka tatkala utusan itu datang kepada Yusuf, berkatalah Yusuf: &#8220;Kembalilah kepada tuanmu dan tanyakanlah kepadanya bagaimana halnya wanita-wanita yang telah melukai tangannya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Mengetahui tipu daya mereka.&#8221;&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kata-kata \u201cRabbika\u201d dalam ayat di atas diterjemahkan sebagai \u201cTuanmu\u201d dan kata \u201cRabbiy\u201d diterjemahkan sebagai \u201cTuhanku\u201d. Kata tersebut di atas mempunyai akar kata yang sama yaitu \u201cRabb\u201d tetapi diartikan dalam dua terjemahan yang berbeda.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Jika disebutkkan \u201crabb ad-daar\u201d artinya \u201ctuan rumah, pemilik rumah\u201d, dan \u201crabb al-faras\u201d artinya \u201cpemilik kuda\u201d. Penggunaan kata \u201crabb\u201d dalam arti \u201ctuan\u201d bisa dilihat dalam Al-Quran surat Yusuf (12) ayat 41-42 berikut ini:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<p><i><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/p>\n<blockquote><p>41 Hai kedua penghuni penjara, &#8220;Adapun salah seorang di antara kamu berdua, akan memberi minum tuannya dengan khamar; adapun yang seorang lagi maka ia akan disalib, lalu burung memakan sebagian dari kepalanya. Telah diputuskan perkara yang kamu berdua menanyakannya (kepadaku).<\/p><\/blockquote>\n<p><\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/p>\n<blockquote><p>42 Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat di antara mereka berdua: &#8220;Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu.&#8221; Maka setan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya.&nbsp;<\/p><\/blockquote>\n<p><\/i><\/div>\n<p><\/i><\/p>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya ada ayat lain yang mengartikan \u201cRabb\u201d dengan terjemahan yang berbeda pula dengan \u201cTuhan\u201d yaitu diartikan sebagai \u201cmendidik\u201d sebagaimana ditunjukkan dengan dalam Al-Quran surat QS. Al-Isr\u0101 (17) ayat 24 berikut ini.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/p>\n<blockquote><p>Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: &#8220;Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku  waktu kecil&#8221;.<\/p><\/blockquote>\n<p><\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dengan mencermati ayat-ayat tersebut di atas, seolah-olah penerjemahan kata-kata \u201cRabb\u201d dalam bahasa Arab tidak konsisten diterjemahkan sebagai \u201cTuhan\u201d, akan tetapi diterjemahkan dalam berbagai kata yaitu \u201cTuan\u201d dan \u201cMendidik\u201d. Oleh karena itu, dengan adanya perbedaan terjemahan tersebut, bisa diambil sebuah makna atau esensi dari kata \u201cRabb\u201d.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dari ayat-ayat tersebut di atas, kata \u201cRabb\u201d masih bersifat umum dan mempunyai makna sebagai tuan, yang mencipta, mengatur, mendidik, memandaikan, memelihara, menguasai, pusat pengabdian yang ditaati kehendak dan perintahnya.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/05\/sejak-kapan-anda-beriman.html\">Sejak Kapan Anda beriman ?<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Tentu saja dalam hal ini, yang berhak menjadi tuan, pencipta, pengatur, pendidik, pemelihara, penguasa yang harus ditaati segala kehendak dan perintahnya adalah \u201cRabb\u201d alam semesta yaitu Allah, sebagai Tuan Semesta Alam dan Tuan umat manusia.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Manusia tidak berhak menjadi \u201cRabb\u201d (Tuhan;Tuan) karena manusia adalah makhluk yang dicipta atau hamba dari Sang Tuan Semesta Alam. Allah sangat murka kepada manusia yang mengaku dirinya sebagai \u201cRabb\u201d.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hal ini pernah dikisahkan pada zaman Firaun tatkala dirinya mengaku \u201cRabb\u201d di Mesir, sehingga bangsanya dihancurkan oleh Tuan Semesta Alam. Pengakuan Firaun ini dijelaskan dalam surat An-N\u0101zi\u2019\u0101t (79) ayat 24:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/p>\n<blockquote><p>(Seraya) berkata: &#8221;Akulah tuhanmu yang paling tinggi&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<p><\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pengakuan Firaun di sini sebagai \u201cRabb\u201d bukan mengaku sebagai \u201cTuhan\u201d atau Allah Yang Maha Tinggi, tetapi dirinya mengaku menjadi pengatur, penguasa dan pusat pengabdian di Mesir, sehingga hal ini menyebabkan dirinya menandingi atau mempersekutukan Allah, Tuan Semesta Alam yang tidak boleh dipersekutukan dengan apapun.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dalam term lain, kata &#8220;rabb&#8221; diartikan sama dengan kata &#8220;ilah&#8221;, yang juga sering diartikan dengan tuhan atau tuan. Bentuk-bentuk konkrit dari sesuatu yang dapat menjadi tuan dan menjadi pusat perintah adalah hawa nafsu, pemimpin, harta benda, dan lainnya. Hal ini dapat dapat dilihat dalam beberapa firman berikut.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Al-Quran surat Al-J\u0101tsiyah (45) ayat 23:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/p>\n<blockquote><p>Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?&nbsp;<\/p><\/blockquote>\n<p><\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Di dalam ayat yang bergaris bawah di atas, kata-kata \u201cIlah\u201d diartikan sebagai \u201ctuhan\u201d, sehingga yang menjadi tuhannya manusia adalah hawa nafsu. Artinya hawa nafsu ini bisa menjadi \u201ctuan\u201d yang memerintah dan harus dipatuhi segala keinginannya.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><b>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.teodisi.com\/2020\/06\/islam-bukan-agama.html\">Islam Bukan Agama<\/a><\/b><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hawa nafsu bisa menjadi \u201cIlah\u201d atau kecintaan yang melebihi kecintaan kepada Allah, Tuan Semesta Alam. Jika seseorang lebih memilih menjalankan perintah hawa nafsunya daripada mengikuti wahyu atau firman Allah, berarti hawa nafsu manusia tersebut telah menjadi \u201ctuan\u201d atau \u201ctuhan\u201d-nya, sehingga dirinya sedang mempersekutukan atau menduakan Allah, Tuan Semesta Alam.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Pada dasarnya, sifat hawa nafsu selalu mengajak manusia kepada kejahatan. Artinya hawa nafsu bisa menjadi \u201cIlah\u201d yang memerintah manusia untuk melakukan sesuatu yang menyimpang dan cenderung kepada perbuatan yang jahat, kecuali diri yang sudah dirahmati oleh Allah, Tuan Semesta Alam. Silahkan perhatikan Al-Quran surat Y\u016bsuf (12) ayat 53 berikut ini.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/p>\n<blockquote><p>Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&nbsp;<\/p><\/blockquote>\n<p><\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hawa nafsu sebagai syahwat menusia ini selalu mengajak manusia kepada hal-hal yang bersifat rendah atau duniawi. Hawa nafsu ibarat tanah yang rendah dan memiliki gravitasi bumi, atau selalu menarik ke bawah, sehingga manusia sulit diangkat (ditinggikan) derajatnya oleh Allah.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Seseorang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai pengatur, penguasa dan pusat aktivitas berarti dirinya telah mendustakan ayat-ayat atau firman Allah yang harusnya menjadi \u201cIlah\u201d atau pusat perintah bagi dirinya. Orang-orang yang mengedepankan hawa nafsunya diibaratkan seperti anjing sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran surat Al-A\u2019r\u0101f (7) ayat 176 berikut ini.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/p>\n<blockquote><p>Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat) nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berpikir.&nbsp;<\/p><\/blockquote>\n<p><\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Adapun bentuk-bentuk lain yang bisa menjadi \u201cIlah\u201d atau pengatur dan pusat kecintaan manusia yang dapat mengalahkan kecintaan kepada Allah, Tuan Semesta Alam, sangat beragam jenisnya sebagaimana dinyatakan dalam surat Ali \u2018Imran (3) ayat 14 berikut:<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<blockquote>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i>\u201cDijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.\u201d&nbsp;<\/i><\/div>\n<\/blockquote>\n<div style=\"text-align: justify;\"><i><\/i><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Kecintaan kepada sesuatu yang bersifat \u201cmaterialisme\u201d ini dapat mendorong manusia untuk melakukan apapun demi mendapatkannya. Dorongan-dorongan yang bersifat darah dan daging ini lebih condong membawa manusia kepada kehidupan yang rendah.&nbsp;<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Itulah bentuk-bentuk \u201cIlah\u201d yang dapat menandingi dan menjadi sekutu bagi Allah, Tuan Semesta Alam. Manusia tidak boleh mempunyai ilah-ilah lain selain al-Ilah, yaitu Allah, Tuan Semesta Alam.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber Gambar : hipwallpaper.com Teodisi.com : Dalam Al-Quran terdapat terjemahan kata \u201cTuhan\u201d yang berasal dari kata bahasa Arab yaitu \u201cRabb\u201d. Secara bahasa, kata \u201cRabb\u201d adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[36],"tags":[],"class_list":["post-587","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-esai"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v23.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Makna Kata Rabb dan Ilah -<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Makna Kata Rabb dan Ilah -\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sumber Gambar : hipwallpaper.com Teodisi.com : Dalam Al-Quran terdapat terjemahan kata \u201cTuhan\u201d yang berasal dari kata bahasa Arab yaitu \u201cRabb\u201d. Secara bahasa, kata \u201cRabb\u201d adalah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-07-07T10:31:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Teodisi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Teodisi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Teodisi\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\"},\"headline\":\"Makna Kata Rabb dan Ilah\",\"datePublished\":\"2020-07-07T10:31:00+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-07T10:31:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/\"},\"wordCount\":1205,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg\",\"articleSection\":[\"Esai\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/\",\"name\":\"Makna Kata Rabb dan Ilah -\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg\",\"datePublished\":\"2020-07-07T10:31:00+00:00\",\"dateModified\":\"2020-07-07T10:31:00+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/teodisi.space\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Makna Kata Rabb dan Ilah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#website\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"name\":\"Teodisi\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#organization\",\"name\":\"Teodisi.space\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1080,\"caption\":\"Teodisi.space\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f\",\"name\":\"Teodisi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Teodisi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/teodisi.space\"],\"url\":\"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Makna Kata Rabb dan Ilah -","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Makna Kata Rabb dan Ilah -","og_description":"Sumber Gambar : hipwallpaper.com Teodisi.com : Dalam Al-Quran terdapat terjemahan kata \u201cTuhan\u201d yang berasal dari kata bahasa Arab yaitu \u201cRabb\u201d. Secara bahasa, kata \u201cRabb\u201d adalah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/","article_published_time":"2020-07-07T10:31:00+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg"}],"author":"Teodisi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Teodisi","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/"},"author":{"name":"Teodisi","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f"},"headline":"Makna Kata Rabb dan Ilah","datePublished":"2020-07-07T10:31:00+00:00","dateModified":"2020-07-07T10:31:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/"},"wordCount":1205,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg","articleSection":["Esai"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/","name":"Makna Kata Rabb dan Ilah -","isPartOf":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg","datePublished":"2020-07-07T10:31:00+00:00","dateModified":"2020-07-07T10:31:00+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#primaryimage","url":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg","contentUrl":"https:\/\/blogger.googleusercontent.com\/img\/b\/R29vZ2xl\/AVvXsEi3GCaNINtwGjMoHCF69lquwq-pUM89jgHs23MRzdq4C4yo1L1JglBTitHrbTsEQ38oJvtAtWVhtJYzSnACUhEjNmpyB9X1KpypjKs3CPp7Qt6Y_4JKBd6pYA4JMnsUQNigaXaGcvB-oVc\/w400-h224\/nk4JqE.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/2020\/07\/07\/makna-kata-rabb-dan-ilah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/teodisi.space\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Makna Kata Rabb dan Ilah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#website","url":"https:\/\/teodisi.space\/","name":"Teodisi","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/teodisi.space\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#organization","name":"Teodisi.space","url":"https:\/\/teodisi.space\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","contentUrl":"https:\/\/teodisi.space\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/msg879352705-18537.jpg","width":1080,"height":1080,"caption":"Teodisi.space"},"image":{"@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/7ed0d5580da8b516feef29013e215e9f","name":"Teodisi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/teodisi.space\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/fb5db6af8e7717729e803044c81a162326c049ff8234584ddd4d8f8c6017829f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Teodisi"},"sameAs":["https:\/\/teodisi.space"],"url":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/author\/teodisi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=587"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/587\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/teodisi.space\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}